Anggapan Keliru Tentang Prodi Hubungan Internasional, Sudah Tahu?

By | September 16, 2018

Anggapan Keliru Tentang Prodi Hubungan Internasional, Sudah Tahu?

Salah satu cabang pengetahuan sosial politik yang kini tengah naik daun adalah Hubungan Internasional. Program belajar ini mendapat banyak peminat di SBMPTN 2018. Apakah anda keliru satunya?

Anggapan Keliru Tentang Prodi Hubungan Internasional, Sudah Tahu

Sayang, tetap banyak pemikiran keliru perihal program belajar HI yang berkembang di masyarakat. Katanya, untuk masuk HI perlu menguasai bahasa asing dan berwawasan politik. Betul gak sih?

Simak dulu yuk penjelasan lengkapnya di bawah ini. Apalagi bagi anda yang baru saja diterima sebagai mahasiswa HI, deskripsi tersebut dapat jadi modal penting.

1. Harus mahir berbahasa Inggris
Inilah keliru satu alasan yang memicu HI dikenal sebagai program belajar mahal dan berkelas. Kabarnya, setiap mahasiswa HI perlu mahir berbahasa Inggris. Benar memang, tetapi bukan tingkat mahir yang menguasai seluruh aspek. Minimal dapat berbahasa Inggris pasif, jelas teks bacaan dan dapat menulis di dalam Bahasa Inggris.

2. Menguasai sekurang-kurangnya 1 bahasa asing tak hanya Bahasa Inggris
Wah, berat sekali ya syarat jadi mahasiswa HI kecuali perlu menguasai sekurang-kurangnya 1 bahasa asing lagi tak hanya Inggris? Gak kok, ini pemikiran yang salah. Tentu akan sangat berfaedah kecuali anda menguasai bahasa asing lainnya. Tapi ini bukanlah syarat perlu yang perlu dipenuhi.

3. Mempelajari jalinan antar negara
Sesuai namanya, Hubungan Internasional disimpulkan secara harfiah oleh umumnya orang. Program belajar ini mempelajari seluk-beluk jalinan antar negara, fokus pada urusan luar negeri saja.

Anggapan ini gak salah, cuma saja kurang lengkap. Mengambil program belajar HI akan mengasah ketajaman analisismu pada sebuah isu. Gak cuma isu luar negeri antar negara, tetapi terhitung urusan di dalam negeri. Dari analisa mendalam tersebut akan dihasilkan usulan kebijakan baru yang dapat diaplikasikan di masyarakat.

4. Prospek kerjanya tetap mengenai dengan urusan luar negeri
Lagi-lagi gara-gara namanya, orang-orang menyangka prospek kerja lulusan HI adalah seputar Departemen Luar Negeri dan staf Kedutaan Besar. Padahal gak sesempit itu lho, peluang kerja terbuka lebar untuk lulusan HI di bermacam bidang. Kemampuan pemikiran yang terasah dengan baik semasa kuliah dapat berperan banyak di dunia kerja.

5. Membuka peluang jalan-jalan gratis ke luar negeri
Ngaku deh, siapa yang dulu mendengar kata-kata ini “Lulusan HI itu sedap dapat gampang cari kerja di luar negeri terus jalan-jalan gratis.” Percaya atau gak, pemikiran ini tetap melekat kuat di tengah masyarakat. Bahkan gak sedikit calon mahasiswa yang pilih prodi HI gara-gara menginginkan bekerja di luar negeri sekalian jalan-jalan gratis.

Dari kelima poin di atas, pemikiran mana nih yang tetap anda yakin hingga kini?