E-KTP Merupakan Kebutuhan Mendasar Warga

By | April 8, 2019

E-KTP Merupakan Kebutuhan Mendasar Warga

E-KTP Merupakan Kebutuhan Mendasar Warga

Pendistribusian KTP Elektronik atau E-KTP

Pendistribusian KTP Elektronik atau E-KTP menurut Camat Bogor Utara Atep Budiman merupakan suatu kewajiban dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada warga Kota Bogor. Hal ini dikatakannya saat menyerahkan secara langsung E-KTP kepada warga Kota Bogor, khususnya warga Kampung Rambay, Kelurahan Ciluar dan Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, Senin (6/11/2017).

Indonesia sudah mengetahui bahwa E-KTP

Seluruh masyarakat Indonesia sudah mengetahui bahwa E-KTP hampir menjadi isu nasional dan sempat bermasalah  beberapa tahun belakangan ini sehingga terdampak hingga ke daerah. Menurut warga E-KTP adalah kebutuhan dasar untuk mengurus segala keperluan administrasi. “Hari ini Senin (6/11) Alhamdulillah hasil usaha Wali Kota Bogor Bima Arya memenuhi kebutuhan blangko E-KTP Kota Bogor direspon Dirjen Dukcapil Kemendagri sesuai kebutuhan blangko E-KTP Kota Bogor,” ujar Atep.

Dirjen Dukcapil Kemendagri

Atep menyebut, sesuai “tantangan” yang diberikan Dirjen Dukcapil Kemendagri, blanko E-KTP yang dikirim pusat ke Kota Bogor harus dituntaskan dalam dua minggu, mulai dari mencetak dan mendistribusikannya kepada warga. “Ini juga sebagai pertanggungjawaban Pemerintah Kota Bogor dalam menjawab tantangan yang diberikan Dirjen Dukcapil,” terangnya.

Untuk proses percetakanya dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan data, khusus E-KTP yang diserahkan hari ini merupakan yang telah melaksanakan pendataan di tahun 2016. Sementara untuk pendataan yang dilakukan Januari 2017 kata Atep masih menunggu konfirmasi dan verifikasi pemerintah pusat untuk selanjutnya akan dikirim ulang untuk pencetakan.

“Untuk selanjutnya bersama aparat di kecamatan dan kelurahan, para ketua RW dan RT untuk mendistribusikan kepada warga. Kedepan jika masih ada warga yang menanyakan E-KTP nya belum jadi atau sebagainya tidak perlu ke Disdukcapil karena sejak 6 November 2017 informasi terkait E-KTP sudah didistribusikan ke kecamatan atau kelurahan,” papar Atep.

“Nanti di kecamatan atau kelurahan ada petugas register yang akan memfasilitasi dan membantu jika ada kesalahan data yang tertera di E-KTP,” sebutnya.

Kecamatan Bogor Utara

Pada kesempatan itu Atep menjelaskan data di Kecamatan Bogor Utara menunjukkan warga yang wajib ber-KTP masih ada sekitar 25 persen yang belum melakukan perekaman data. Data 25 persen ini diakui Atep belum sempat divalidasi, menghindari data ganda maupun data anomali. “Harapan saya mereka segera melakukan perekaman,” harapnya.

Dengan menyerahkan E-KTP

Dengan menyerahkan E-KTP secara langsung yang jumlahnya kurang lebih mencapai 3.000 lebih keping, Atep mengaku selain mendistribusikan juga untuk mengedukasi, menghimbau dan memastikan yang belum melakukan perekaman data. “Alasan selama ini warga malas melakukan perekaman data karena tidak ada blangko, kalau sekarang sudah ada jadi tidak ada alasan tidak atau belum melakukan perekaman,” pungkasnya.

Sumber : https://solopellico3p.com/