Klasifikasi Pada Tumbuhan Paku

By | August 27, 2018

Klasifikasi Pada Tumbuhan Paku

Tumbuhan paku atau paku-pakuan atau makna lainnya Pteridophyta adalah sekelompok tumbuhan bersama proses pembuluh sejati (Tracheophyta) tetapi tidak menghasilkan biji untuk reproduksi seksualnya. Alih-alih biji, group tumbuhan ini melewatkan spora sebagai alat penyebarluasan dan perbanyakannya, menyerupai group organisme seperti lumut dan jamur.

Klasifikasi Pada Tumbuhan Paku

Tumbuhan paku termasuk merupakan tumbuhan tingkat rendah, mirip seperti lumut. Meskipun ciri dan struktur tubuh tumbuhan paku benar-benar berlainan dibandingkan lumut, yaitu udah punya cormus atau mampu dibedakan bagian akar, daun, dsb. Tetapi tumbuhan paku tidak menghasilkan biji.

Tumbuhan paku dikelompokkan ke dalam 4 divisi yaitu Divisi Psilophyta atau paku purba, Divisi Lycophyta (Lepidophyta) atau paku kawat, https://www.ilmubahasainggris.com/ Divisi Arthrophyta atau paku ekor kuda, dan Divisi Filicophyta atau paku sejati.

Tiga divisi pertama adalah tumbuhan paku bersama daun berwujud mikrofil sedangkan divisi yang ke empat adalah paku bersama daun berwujud makrofil. Berikut ini klasifikasi tumbuhan paku.

Paku Purba (Psilopyta)

Divisi Psilophyta disebut termasuk paku purba. Seperti namanya, tumbuhan ini udah banyak yang punah. Jenis tumbuhan ini hanya sedikit saja populasinya. Diperkirakan hanya tinggal 10 – 13 species yang berasal berasal dari 2 genus.

Paku purba merupakan paku telanjang yang tidak punya daun. Jikalau ada, paku purba hanya membawa daun-daun kecil (mikrofi l) yang belum terdeferensi. Oleh karena itu, fotosintesis berjalan di batang yang mempunyai kandungan klorofil.

Paku purba termasuk tidak punya akar. Oleh karenanya, paku purba tidak membawa jaringan pengangkut. Tentunya, paku ini dapat punya rizoid untuk mengangkut air dan mineral. Tumbuhan paku ini termasuk membawa sifat homospora, dan banyak hidup di daerah tropis dan subtropis. Contoh paku purba berdaun adalah Rhynia sp. dan paku purba tidak berdaun contohnya Psilotum nudum.

Paku Kawat (Lycophyta)

Divisi Lycophyta atau Lepidophyta meliputi golongan yang udah punah atau pun yang saat ini tetap ada. Anggota divisi ini biasa disebut paku kawat karena punya akar dan batang yang bercabang dan menggarpu.

Struktur tubuhnya relatif lengkap yaitu punya batang, akar, dan daun sejati. Daunnya kecil-kecil (mikrofil), tidak bertangkai dan bertulang daun satu. Sporangium terdapat terhadap ketiak daun, biasanya sporofil berkumpul di ujung batang atau cabang dan membentuk bangunan seperti kerucut, disebut strobilus. Bentuk ini mirip konus terhadap pohon pinus, sehingga paku kawat sering disebut pinus tanah.

Berdasarkan ada tidaknya ligula (lidah-lidah terhadap daun), divisi ini dibagi jadi dua kelas yaitu Kelas Eligulopsida dan Kelas Ligulopsida. Kelas Eligulopsida adalah paku kawat yang tidak membawa ligula, contohnya Lycopodium sp. Sedangkan Ligulopsida adalah paku kawat yang membawa ligula, contohnya paku rane (Selaginella sp.).

Paku Ekor Kuda (Divisi Arthrophyta)

Divisi Arthrophyta membawa tubuh yang cabangnya berkarang dan mengerti tampak berbuku-buku atau beruas-ruas. Lapisan luar atau epidermisnya, mempunyai kandungan silika sehingga muncul berpasir. Paku Ekor Kuda banyak digunakan orang untuk menggosok pot ataupun kuali, sebelum saat ditemukan alat penggosok berasal dari baja. Oleh karena itu, tumbuhan ini disebut termasuk bersama tumbuhan penggosok.

Paku ekor kuda adalah tumbuhan bersama genus tunggal, yaitu Equisetum. Genus ini hanya berisi lebih kurang 25 spesies, beberapa hidup di darat dan beberapa hidup di rawa-rawa. Contohnya adalah paku ekor kuda (Equisetum debile).

Paku sejati (Filicophyta)

Divisi Filicophyta adalah tumbuhan paku yang mampu bersama mudah kita temukan seperti, di sawah, di pekarangan rumah yang teduh, atau kemungkinan terhadap pot tanaman hias yang ada di depan rumah kita. Paku sejati termasuk termasuk tumbuhan yang membawa struktur tubuh lengkap. Paku sejati udah membawa batang, akar, dan daun sejati.

Batangnya ada yang tertanam di dalam tanah membentuk rihzoma. Daunnya berwujud makrofil dan bentuknya bermacam ragam, bertangkai, dan tulangnya bercabang. Saat tetap muda, daunnya dapat tergulung terhadap ujungnya. Sementara, segi bawahnya banyak terdapat sporangium. Contoh tumbuhan paku sejati adalah paku tanduk rusa (Plathycerium coronarium), paku sarang burung (Asplenium nidus), paku suplir (Adiantum sp.), paku sawah (Azolla pinnata), dan semanggi (Marsillea crenata).

Category: Ipa