Konsorsium Jepang Tertarik Ikut Danai BIUTR

By | May 26, 2019

Konsorsium Jepang Tertarik Ikut Danai BIUTR

Konsorsium Jepang Tertarik Ikut Danai BIUTR

Konsorsium Jepang Tertarik Ikut Danai BIUTR

BANDUNG – Bandung Intra Urban Tol Road (BIUTR)

khususnya jalur Pasteur-Cileunyi telah mendapat dukungan dari 14 instansi/lembaga dan Kementerian sehingga tinggal mencari pendanannya. Sebab selain dana APBN, diprlukan dana dari pihak swasta atau door agar proyek ini rampung.

Sekretaris Daerah Jabar Iwa Karniwa mengatakan sumber pendanaan bisa dari APBN atau pinjaman, termasuk dari luar egeri.

“Info terbaru sedang penjajakan dengan dari Jepang,” ujarnya kepada wartawan di Gedung Sate.

Seluruh instansi/lembaga telah sepakat dan memberi izin

penggunaan lahan bagi pembangunan proyek tersebut. Jalur BIUTR Pasteur-Cileunyi sepanjang 20,6 kilo meter akan melintasi sejumlah lembaga dan kementrian seperti lahan milik Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementrian Pertahanan, Kementrian Hukum dan Ham, Kementriam Agama, BPK RI, BPS, Polri dan lembaga pemerintah lainnya.

“Mereka  mendukung BIUTR, hasil rapat yang dikoordinir Menko Kemaritiman Rizal Ramli ini juga sepakat pembentukan tim kecil,” katanya.

Direncanakan  BIUTR trase I-1 dimulai dari akses Pasupati-Underpass Gasibu sepanjang 5,5 kilometer. Kemudian berlanjut dengan trase II-1 Underpass Gasibu-Cicaheum-Ujungberung sepanjang 8,8 kilometer, dan trase II-3 Ujungberung-Cibiru-Cileunyi 6,3 kilometer.

Selain itu, terdapat trase I-2 yang dimulai dari Gedebage

(Km 149)-Soekarno Hatta. Khusus untuk trase ini, proses pembebasan lahan telah berlangsung sejak 2014 dan kini telah terbangun sepanjang 1 kilometer. Tahun ini, Pemprov menganggarkan Rp200 miliar pada tahun ini untuk melanjutkan pembebasan lahan sepanjang 1,3 kilometer atau seluas 13 H.

 

 

Sumber :

https://www.kiwibox.com/alistudio/blog/entry/148435467/materi-kingdom-fungi/