Sebelum Terjadinya Peristiwa G 30 S/PKI: Keadaan Politik, Ekonomi, Sosial dan Budaya.

By | August 6, 2019

Sebelum Terjadinya Peristiwa G 30 S/PKI: Keadaan Politik, Ekonomi, Sosial dan Budaya.

NKRI bersama dengan ideologi Pancasila hadapi bermacam tantangan besar sejak 1959, dikala Demokrasi Terpimpin dilaksanakan. Pada sementara itu berjalan ketegangan sosial politik yang menjadi-jadi, situasi politik menjadi panas karena antar partai saling mencurigai, antara partai politik bersama dengan ABRI dan juga antara keduanya bersama dengan Presiden. Mereka saling beradu untuk saling berebut pengaruh/mendominasi.

Demikian termasuk terhadap jaman Demokrasi Terpimpin situasi ekonomi terlampau memprihatinkan sampai terlihat krisis ekonomi nasional. Prinsip Nasakom yang diterapkan sementara itu berikan perluang kepada PKI & organisasi pendukungnya untuk memperluas pengaruhnya. Dalam memanfaatkan peluang itu PKI memperlihatkan sebagai partai pejuang bagi perbaikan nasib rakyat bersama dengan janji-janji layaknya kenaikan gaji/upah, bagian tanah & sebagainya. Oleh karena itu PKI banyak meraih pengaruh berasal dari para petani, buruh kecil/pegawai rendah sipil maupun militer, seniman, wartawan, guru, mahasiswa, dosen, intelektual, & para perwira ABRI.

Kondisi politik & ekonomi yang jadi tegang berdampak terhadap sosial budaya masyarakat. PKI & para pendukungnya yang jadi mendapat pengaruh sering mengancam & melaksanakan tindakan kekerasan lainnya. Hal layaknya itulah yang dialami oleh para pemuda yang tergabung didalam organisasi Pelajar Islam Indonesia (PII). Ketika tengah melaksanakan pelatihan di Kanigoro Kediri Jawa Timur terhadap bulan Januari 1956, para pendukung PKI menyerbu peserta pelatihan. Tindakan sama termasuk dilaksanakan terhadap umat Hindu di Bali yang tengah melaksanakan kesibukan keagamaan. Tindakan PKI ini selanjutnya termasuk dibalas oleh para grup yang anti PKI supaya penduduk menjadi jadi resah karena seringkali berjalan pertikaian fisik. https://www.biologi.co.id/6-ciri-ciri-makhluk-hidup/

Pengaruh PKI yang terlampau besar didalam bidang politik berdampak luas terhadap kebijakan pemerintah di seluruh bidang. Dalam bidang sosial budaya seluruh organisasi yang anti PKI dituduh sebagai anti pemerintah. Para seniman yang tergabung didalam grup Maniestro Kebudayaan (Manikebu) dibubarkan oleh pemerintah terhadap bulan Mei 1964. BPS/Badan Pendukung Sukarno termasuk dibubarkan pemerintah terhadap bulan Desember 1964 karena menentang PKI.

Baca Juga :