Tiga Kampus Sosialisasikan Program Gelar Bersama

By | March 24, 2019

Tiga Kampus Sosialisasikan Program Gelar Bersama

Tiga Kampus Sosialisasikan Program Gelar Bersama

Tiga Kampus Sosialisasikan Program Gelar Bersama

Sosialisasi Joint Degree atau gelar bersama dilakukan sejumlah pihak di Universitas

Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Sabtu (24/10/2015).

Joint Degree atau gelar bersama merupakan program pendidikan bergelar yang diselenggarakan dua atau lebih lembaga pendidikan (kampus) yang bidang studinya berbeda. Contohnya, program joint degree pendidikan magister antara program Harvard Business School dan Harvard Law School.

“Mahasiswa yang mengikuti joint degree di kedua program Havard tersebut, gelar yang diberikan adalah JD atau MBA Juris Doktor atau Master in Business Administration,” kata Prof Basu Swastha Dharmmesta, penyelenggara gelar bersama di MM UGM Yogyakarta, Sabtu (24/10/2015).

Hal itu disampaikan saat menjadi pembicara dalam seminar

sosialisasi program gelar bersama oleh Biro Kerja sama dan Urusan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Akademisi dari Universitas Indonesia (UI) dan dari perwakilan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) turut dilibatkan dalam seminar di kampus terpadu UMY itu.

Prof Basu menambahkan, terdapat persyaratan yang harus diikuti oleh mahasiswa yang mengambil program joint degree di Harvard Law School (HLS) dan Harvard Business School (HBS).

“Hal yang utama adalah mahasiswa harus diterima di masing-masing kampus. Durasi maksimal pembelajarannya selama empat tahun,” jelasnya.

Pada tahun pertama, kata dia, mahasiswa diharuskan setahun

penuh kuliah di HLS atau HBS. Selanjutnya berganti setahun penuh di salah satu HBS atau HLS. “Setelah itu pada tahun ketiga dan keempat mahasiswa baru kuliah di kedua kampus tersebut,” jelasnya.

Sementara, pengelola gelar bersama UI, Junaidi, menjelaskan bahwa permasalahan yang saat ini sedang dihadapi perguruan tinggi yaitu bagaimana agar setiap perguruan tinggi tersebut dapat berkonstribusi terhadap dunia. Masalah yang dihadapi dunia seperti masalah kemiskinan dan lingkungan hidup merupakan permasalahan yang harus diperhatikan.

Mahasiswa, kata dia, perlu memahami semua masalah tersebut, sehingga yang dihadapi berdasarkan wawasan. Selain itu, di tahun 2015 ini akan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN.

 

 

Sumber :

http://blog.ub.ac.id/petrusarjuna/struktur-dan-jaringan-tumbuhan/