ANALISIS SOAL TRY OUT MATEMATIKA

By | February 21, 2020

ANALISIS SOAL TRY OUT MATEMATIKA

ANALISIS SOAL TRY OUT MATEMATIKA

ANALISIS SOAL TRY OUT MATEMATIKA

Dalam rangka mengendalikan mutu hasil pendidikan sesuai Standar Nasional Pendidikan yang dikembangkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan maka ditetapkan Standar Penilaian Pendidikan yang berupa Ujian Nasional yang selanjutnya disebut UN. Berdasarkan Lampiran Permendiknas Nomor 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan, Ujian Nasional adalah kegiatan pengukuran pencapaian kompetensi peserta didik pada beberapa mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka pencapaian Standar Nasional Pendidikan.
Banyak hal yang dilakukan oleh sekolah untuk mendongkrak agar nilai UN lebih baik. Tidak hanya sekolah, pemerintah daerah pun baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota melakukan berbagai terobosan, sehingga daerah yang bersangkutan akan memperoleh peringkat terbaik. Memperhatikan standar kelulusan yang ditentukan Badan Standarisasi Nasional Pendidikan (BSNP) pada UN setiap tahunnya terus meningkat, hal ini dirasa cukup berat. Oleh karena itu, sekolah selaku pengemban tugas untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melakukan berbagai upaya agar siswanya mampu mencapai kriteria kelulusan tersebut.
Dari tahun ke tahun, sejak pemerintah memutuskan dilaksanakannya Ujian Nasional banyak menuai kecaman meskipun tidak sedikit dukungan yang mengalir. Sekarang, dengan istilah lain dan beragam, pemerintah terus dan terus berupaya untuk meningkatkan mutu dengan mempertimbangkan pertanyaan-pertanyaan dari para praktisi pendidikan mengenai kualitas pendidikan, salah satunya dengan tetap dilaksanakannya Ujian Nasional. Dengan meningkatkan standar nilai kelulusan diharapkan mutu pendidikan akan meningkat. Dengan kata lain bila hasil UN membaik maka mutu pendidikan pun membaik.
Salah satu upaya yang efektif dalam rangka meningkatkan hasil UN maka diadakannya try out atau latihan UN agar bisa mengukur sejauh mana kemampuan peserta didik SDN X dalam mempersiapkan UN. Try out UN setiap tahunnya dilakukan dalam beberapa kali. Penyelenggaraan try out UN peserta didik akan terbiasa dan terlatih dengan soal-soal ujian dan kemungkinan akan meningkatkan dari pada mutu pendidikan. Try out hanyalah sebagai media untuk berlatih soal-soal UN. Semakin banyak berlatih, maka peserta didik akan semakin siap. Seperti seorang atlit yang akan menghadapi pertandingan, maka para siswa itu harus pula dipersiapkan agar mereka juga siap untuk menghadapi ujian nasional. Semakin banyak berlatih, maka mereka akan semakin siap. Sebab pada hakekatnya, kesuksesan itu dimulai dari banyaknya latihan atau persiapan yang matang. Tak ada kemenangan tanpa latihan terus menerus.
Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, maka diperlukannya kurikulum yang berisi rancangan pelajaran yang akan diberikan kepada peserta didik dalam satu periode jenjang pendidikan. Kurikulum ini dimaksudkan untuk dapat mengarahkan pendidikan menuju arah dan tujuan pendidikan.
Dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional terdapat penjelasan mengenai Standar Isi yang mencakup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu serta standar kompetensi lulusan yang digunakan sebagai pedoman penilaian dalam penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan. Kompetensi lulusan mencakup aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
Penyusunan soal try out yang disusun oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat dibuat berdasarkan materi yang telah diajarkan, soal-soal tersebut dibuat berdasarkan soal-soal UN terdahulu, kemudian ditambah dengan soal yang dibuat sendiri oleh Dinas Pendidikan setempat. Biasanya soal-soal try out dibuat lebih sulit dibandingkan dengan soal-soal UN yang nantinya akan dihadapi, karena soal-soal tersebut hanya soal-soal prediksi yang akan keluar pada UN. Pengadaan try out dilaksanakan minimal tiga kali sebelum menghadapi ujian UN. Penilaian try out sama dengan penilaian UN, didasarkan pada Standar Kompetensi Lulusan (SKL), namun try out hanyalah uji coba atau latihan ujian yang diadakan untuk melatih peserta didik agar terbiasa dalam menghadapi ujian sebenarnya atau menghadapi UN.

Hasil UN digunakan untuk pemetaan mutu dan/atau satuan pendidikan. Dengan kata lain, UN merupakan instrumen pengukur standar kompetensi lulusan dari segi aspek kognitif. Aspek tersebut terbagi menjadi enam tingkatan yaitu mengenal (recognition), pemahaman (comprehension), penerapan (application), analisis (analysis), sintesis (synthesis), dan evaluasi (evaluation). Sedangkan hasil try out digunakan oleh sekolah untuk data arsip atau pengukuran tingkat keberhasilan peserta didik dalam menguasai kompetensi-kompetensi tertentu.

Penentuan standar pendidikan adalah penentuan nilai batas. Seseorang dikatakan lulus jika telah melewati nilai batas tersebut berupa nilai batas antara peserta didik yang sudah menguasai kompetensi tertentu dengan peserta didik yang belum menguasai kompetensi tertentu. Nilai batas berfungsi untuk memisahkan peserta didik yang lulus dan tidak lulus disebut batas kelulusan yang berdasarkan pada standar isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) tiap-tiap mata pelajaran yang disajikan.