AUDITING INFORMATION SYSTEMS (IS)

By | January 15, 2020

AUDITING INFORMATION SYSTEMS (IS)

AUDITING INFORMATION SYSTEMS (IS)

AUDITING INFORMATION SYSTEMS (IS)

Konsep-konsep Audit Sistem Informasi
Istilah audit sistem informasi umumnya digunakan untuk menjelaskan dua jenis aktivitas berbeda yang terkait dengan komputer, yaitu menjelaskan proses pengkajian ulang dan mengevaluasi pengendalian internal dalam sebuah sistem pemrosesan data elektronik. Tujuan dan tanggung jawab utama dari auditor eksternal adalah untuk menilai kewajaran dari laporan keuangan sebuah entitas usaha. Audit dibagi menjadi dua komponen dasar, yaitu:
  • Komponen pertama (Audit sementara/interm audit), memiliki tujuan untuk menilai struktur pengendalian intern
  • Komponen kedua (Audit laporan keuangan), melibatkan pengujian substantif.
Struktur dari audit laporan keuangan dapat digambarkan sebagai berikut:
Gambar 1. Struktur audit
Jenis Audit
Audit mungkin dilakukan dalam suatu jenis operasional perusahaan, compliance, pengembangan sistem, pengawasan intern, keuangan, dan audit kecurangan. Beberapa tipe dari audit yaitu :
  • Audit operasional mempunyai kaitan dengan efisiensi dan efektivitas dengan mana semua sumber daya yang digunakan untuk memenuhi tugas, seperti halnya tingkat untuk praktek dan memeriksa prosedur sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan.
  • Audit complience mempunyai kaitan dengan tingkat hukum, peraturan bidang pemerintah, kendali, dan kewajiban lain ke badan eksternal yang telah diikuti.
  • Audit manajemen proyek dan audit kontrol mempunyai kaitan dengan efisiensi dan dengan mana berbagai tahap dari jalan kehidupan pengembangan sistem sedang diselenggarakan.
  • Audit internal control mempunyai kaitan dengan mengevaluasi struktur pengendalian intern.
  • Audit keuangan mempunyai kaitan dengan kewajaran laporan keuangan yang menyajikan posisi keuangan perusahaan, hasil operasi, dan arus kas.
  • Audit penipuan (fraud) adalah suatu audit non-recurring yang diselenggarakan untuk mengumpulkan bukti, untuk menentukan jika penipuan sedang terjadi, telah terjadi, atau akan terjadi, dan untuk memecahkan perihal dengan tanggung jawab penyematan.
Empat jenis auditor dilibatkan dalam penyelenggaraan audit adalah sebagai berikut :
  • Auditor internal, adalah karyawan perusahaan, yang pada umumnya melaksanakan compliance, operasional, pengembangan sistem, pengawasan intern, dan penipuan audit.
  • Auditor eksternal, adalah akuntan publik yang ditugaskan oleh perusahaan, secara khas melaksanakan audit keuangan. Dalam berbagai audit keuangan, auditor eksternal menerima bantuan dari auditor internal. Bagaimanapun, auditor eksternal bertanggung jawab untuk menegaskan kewajaran dari ┬álaporan keuangan.
  • Auditor pemerintah, melaksanakan audit compliance atau menguji arsip perusahaan di bawah pengawasan para agen pemerintah.
  • Auditor kecurangan adalah yang mengkhususkan dalam menyelidiki penipuan dan pekerjaan yang lekat dengan auditor internal dan pengacara. Banyak auditor kecurangan dipekerjakan dalam unit penyelidikan penipuan FBI, perusahaan akuntan publik besar, IRS, perusahaan asuransi, dan jenis lain korporasi besar.

Baca Juga :