Biografi Band Padi

By | September 2, 2019

Table of Contents

Biografi Band Padi

Padi adalah keliru satu group band yang personilnya terdiri berasal dari Fadly (Andi Fadly Arifuddin-vokal), Ari (Ari Sosianto-gitar), Yoyo (Surendro Prasetyo-drum), Rindra (Rindra Risyanto Noor-bas) dan Piyu ( Satriyo Yudi Wahono-gitar)..

Padi sendiri merupakan group kreativitas seni mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya, yang pada mulanya bernama ‘Soda’, namun lantas diganti jadi Padi.

Padi terasa deiknal penduduk pada penghunjung th. 1990 an. Musiknya dinggap baru pada waktu itu, mengusung genre pop rock namun ada sentuhan Jazz dan blus pada album mereka TAK HANYA DIAM, walaupun waktu ini banyak sekali band-band baru yang nampak tidak sebabkan group ini untuk enteng dilupakan dimata para fans-fansnya, walaupun cahaya bintangnya terasa meredup. Akantetapi mereka senantiasa bertahan dan terus menerus untuk mengeluarkan album baru walaupun jenjangnya agak lama.

Mereka bermain band berasal dari universitas ke kampus. Meskipun group baru (didirikan secara formal pada 8 April 1997), mereka tergolong matang dan senantiasa tegas dalam tiap tiap rencana yang mereka buat. Sejak awal mereka memantapkan diri di jalur pop rock. Mungkin dikarenakan itu pula Sony Music tertarik untuk mengelola Padi. Padahal, sebelumnya Aquarius dan RIS Music menampik mereka. Namun mereka sempat menampik Sobat untuk jadi lagu andalan di album pertama mereka. Soalnya, mereka udah menyiapkan Demi Cinta sebagai lagu jagoan. Karena itulah lagu Sobat, yang menurut Sony menarik, dimasukkan di album Indie Ten. ”Mungkin itu udah jalur kita, harus turut album kompilasi dulu,” ujar Yoyo.

Dalam web resminya www.sobatpadi.net Padi mengaku utamakan lirik sebagai kapabilitas musik mereka, namun musik hanya jadi pendukung lirik. Biasanya, mereka selalu
membuat liriknya lebih dulu, baru lantas memilih musiknya. Tapi, menurut Yoyo, tak tertutup bisa saja mereka sebabkan musiknya terlebih dulu. ”Tapi senantiasa saja liriknya harus mendukung.” Ide lagu kebanyakan bersumber berasal dari rasa sakit hati dikarenakan putus cinta, perasaan dan pengalaman pribadi tiap personelnya. Maka, boleh dibilang, putus cinta justru sebabkan mereka tambah kreatif.

Debut album Padi bertajuk Lain Dunia (1999) yang sukses terjual sampai 800 ribu kopi. Kemudian menyusul album Sesuatu Yang Tertunda (2001) yang juga sukses terjual sampai 1,6 juta kopi. Album seterusnya Save My Soul (2003), dan terakhir albumnya bertitle Padi (2005).

Selain keempat album regular di atas, Padi juga dulu merilis album kompilasi layaknya Official Songs World Cup (lagu Work of Heaven, 2002), Album rohani Family Songs Hadad Alwi (Doaku, 2003), Tribute to Ian Antono (Saksi Gitar Tua, 2004), dan album sosial untuk korban Tsunami di Aceh Kita Untuk Mereka (lagu 26 Desember, 2005).

Lebih berasal dari 2 th. Padi tak mengeluarkan album. Pada th. 16 November 2007, Padi lagi merilis album barunya dengan titel TAK HANYA DIAM. Masih di bawah label Sony BMG Indonesia Padi merilis album kelimanya yang berisi 10 lagu ini. Padi menjagokan lagu Tak Hanya Diam, Sang penghibur dan Harmony.

Pada hari senin 18 januari 2010 mengeluarkan album seterusnya dengan judul ” Terbakar Cemburu”. menurut berita yang aku kutip berasal dari web padi www.sobatpadi.net Radio yang disambangi PadI untuk promo pertama kali dialbum ini adalah Gen FM. Untuk warga Ibukota dan sekitarnya, siapa yang tidak kenal dengan GenFM ini? radio yang meski baru berumur 2 th. namun keberadaanya udah menarik perhatian banyak pendengar. Buat Sobatpadi, GenFM ini bukan radio yang asing lagi. Radio ini benar-benar menolong PadI, apalagi ada iklannya berkumandang tiap hari “Semua lagu hits PadI ada di sini”. Keren ga tuh? Bahkan sebutan pendengar GenFM juga kembaran dengan Sobatpadi, yaitu SobatGen.

Sumber : https://tutorialbahasainggris.co.id/

Baca Juga :