Ingat! Penerapan Disiplin pada Anak Beda dengan Kekerasan

By | December 12, 2019

Ingat! Penerapan Disiplin pada Anak Beda dengan Kekerasan

 

Ingat! Penerapan Disiplin pada Anak Beda dengan Kekerasan

Ingat! Penerapan Disiplin pada Anak Beda dengan Kekerasan

 

 

Penerapan sikap disiplin pada anak memang perlu dilakukan sejak dini

. Hal ini tidak lain untuk membantu perkembangan anak agar menjadi lebih baik di kemudian hari. Menerapkannnya tentu dengan cara yang positif atau baik untuk anak.

Dengan kata lain, saat mengajarkan sikap disiplin, orang tua ataupun guru sebagai pengajar tidak boleh sembarangan. Gunakanlah metode yang bersahabat agar anak merasa nyaman saat proses belajar disiplin.

Namun sayangnya, sampai saat ini masih banyak orang yang salah kaprah

dalam mendidik anak. Di mana sebagian orang tua melakukan penerapan disiplin dengan cara kekerasan. Maksudnya, masih banyak orang mengaitkan penggunaan cara yang keras atau hukuman dalam mendisiplinkan anak.

Dilansir PortalMadura.Com, Senin (15/7/2019) dari laman hukuman dengan kekerasan bukanlah cara yang tepat untuk mendidik anak.

“Disiplin itu maksudnya adalah positif. Jadi bukan menghardik.

Bukan menimbulkan ketakutan,” kata dokter spesialis anak Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Meita Dharmayanti.

Meita menambahkan, disiplin positif bukan berarti anak harus diberikan hukuman. Seharusnya, anak mampu memahami bagaimana berperilaku dengan pantas, dilatih bertanggung jawab, sehingga mampu mengendalikan dirinya.

Penerapan disiplin positif bisa membantu anak belajar disiplin dengan motivasi dari dalam dirinya sendiri, bukan karena takut kepada orang lain. Dalam praktiknya, anak diajarkan tentang konsekuensi atas perbuatannya sendiri.

 

Baca Juga :