IPB Berikan 1.695 Kursi di SBMPTN

By | September 10, 2019

IPB Berikan 1.695 Kursi di SBMPTN

IPB Berikan 1.695 Kursi di SBMPTN

IPB Berikan 1.695 Kursi di SBMPTN

Institut Pertanian Bogor (IPB) sediakan kuota sebanyak 1.695 bangku perkuliahan

bagi calon mahasiswanya melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun ini yang pendaftarannya dibuka sejak Senin (10/6) lalu, hingga 24 Juni mendatang.

Jumlah kursi tersebut tersebar di 39 program studi (prodi) di 10 fakultas/sekolah.

“Fakultas yang terbanyak menerima mahasiswa baru adalah Fakultas FMIPA, yaitu 9 prodi dan jumlah kursi sebanyak 334 kursi,” terang Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB University, Drajat Martianto kepada Radar Bogor, kemarin.

Fakultas lain yang juga menerima mahasiswa cukup banyak, yakni Fakultas Teknologi

Pertanian (Fateta) sebanyak 229 kursi untuk 4 prodi. Disusul Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) sebanyak 219 kursi untuk 5 prodi. Selanjutnya Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) sebanyak 206 kursi untuk 5 prodi.

Fakultas yang menyiapkan kursi kurang dari 100, yakni Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) dan Sekolah Bisnis (SB). Fakultas lain menyediakan kursi dalam kisaran 100 – 186 kursi. Calon mahasiswa, kata Drajat, akan menghadapi persaingan yang cukup tinggi, berdasarkan tingkat keketatan masing-masing program studi.

“Tiap calon mahasiswa bisa memilih dua program studi di universitas negeri pilihan

. Seiring dengan banyaknya perhatian masyarakat tertuju ke seleksi secara nasional penerimaan mahasiswa baru ini, tak jarang banyak pihak yang memanfaatkan untuk hal yang tidak baik, tindak kejahatan,” ujarnya.

Untuk itu, Drajat menghimbau peserta untuk lebih hati-hati, cermat dan teliti. Mengenai passing grade, tahun ini, IPB belum menetapkan passing grade. Passing grade baru bisa ditetapkan tahun depan setelah melihat sebaran data tahun ini.

Oleh karena itu, para orang tua diharapkan tidak terkecoh dengan informasi passing grade yang disebarkan oleh sumber-sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. (mer/c)

 

 

Sumber :

https://www.sudoway.id/