Jurnalis agar memverifikasi informasi hoaks via “tools” di internet

By | June 1, 2020

Jurnalis agar memverifikasi informasi hoaks via “tools” di internet

Jurnalis agar memverifikasi informasi hoaks via tools di internet

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Padang, Sumatera Barat, Andri El Faruqi mengatakan untuk menghindari penyebaran hoaks maka seorang jurnalis perlu menggunakan beberapa tools di internet guna memverifikasi kebenaran informasi tersebut.

“Di tengah arus informasi yang begitu deras di media sosial hari ini, para jurnalis bisa menggunakan berbagai `tools` di internet,” katanya di Padang, Senin.

Tools atau alat yang telah ada di internet tersebut menurutnya dapat

dimanfaatkan sebagai alat verifikasi untuk kepentingan karya jurnalistik dan memastikan kebenaran informasi yang telah beredar.

Ia menyebutkan, hal itu tentu juga harus diiringi dengan kapasitas seorang jurnalis untuk dapat melakukan verifikasi menggunakan `tools` yang ada.

Guna menyikapi hal tersebut, maka pihaknya mengadakan pelatihan yang bekerja sama dengan Google dan Internews kepada sebanyak 25 orang jurnalis di Sumbar.

Pelatihan itu menghadirkan pelatih Ocha Mariadi dan Hendra Makmur yang telah tersertifikasi oleh Google. Dalam kegiatan tersebut para jurnalis dipandu untuk mengenali serta memverifikasi informasi yang beredar luas, terutama di media sosial.

Dalam pelaksanaanya, para jurnalis berdiskusi dan berlatih

bersama mengenal misinformasi dan disinformasi, memverifikasi berbagai konten di internet, audit sosial, verifikasi lokasi dan waktu serta bagaimana keselamatan dan keamanan di dunia digital.

Selain memberikan pelatihan kepada jurnalis, beberapa hari sebelumnya juga digelar

`Workshop Hoax Busting and Digital Hygiene` yang diperuntukkan bagi mahasiswa, aktivis dan kalangan masyarakat umum yang dilaksanakan di Universitas Negeri Padang (UNP).

 

sumber :

http://linux.blog.gunadarma.ac.id/2020/05/18/seva-mobil-bekas/