Kominfo ‘Pede’ Spyware Pegasus Tak Infeksi Indonesia

By | December 23, 2019

Kominfo ‘Pede’ Spyware Pegasus Tak Infeksi Indonesia

Kominfo 'Pede' Spyware Pegasus Tak Infeksi Indonesia

Kominfo ‘Pede’ Spyware Pegasus Tak Infeksi Indonesia

ini spyware Pegasus belum berdampak kepada para pengguna gawai di Indonesia.

 

Hal ini disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate dalam konferensi pers setelah pertemuan dengan perwakilan WhatsApp Asia Pasifik Clair Deevy di Kantor Kemenkominfo, Jakarta, Kamis (7/11).

“Sejauh ini hasil dari monitoring kita, belum terlihat dampak spyware Pegasus. Hari ini saya juga ada pertemuan dengan BSSN untuk berbicara soal hal itu bersama,” tutur Johnny kepada awak media usai konferensi pers.

Namun, perwakilan WhatsApp Asia-Pasifik Clair Deevy tak mau berkomentar

mengenai hal ini ketika soal infeksi spyware Pegasus di Indonesia. Deevy tidak menjawab ketika ditanya berapa pengguna WhatsApp di Indonesia yang terkena spyware itu.

Lihat juga:Pengguna Bisa Saring Undangan Grup Whatsapp
“Yang bisa sampaikan hari ini adalah kami sudah melayangkan gugatan soal spyware Pegasus ke pengadilan dan spyware ini pertama kali ditemukan awal tahun 2019,” kata Deevy kepada awak media saat konferensi pers di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Kamis (7/11).

Meski demikian, Kemenkominfo akan terus berkoordinasi dengan Badan Siber

dan Sandi Negara (BSSN) terkait produk spyware buatan NSO Grup asal Israel itu.

Lebih lanjut, Kemenkominfo menghimbau kepada para pengguna WhatsApp di Indonesia untuk memperbarui aplikasi mereka supaya mencegah infeksi spyware Pegasus.

 

Sumber :

https://namabayi.co.id/