Mengenal Sistem Reproduksi Wanita

By | September 5, 2020

Untuk pembahasan kali ini, kita akan melihat Sistem Reproduksi Wanita saat ini menggunakan arti, fungsi dan bagian, untuk informasi lebih lanjut dan untuk mengetahuinya lihat ulasan di bawah ini.

Sistem-Reproduksi-Wanita

Pada manusia, reproduksi hanya bersifat seksual. Sistem reproduksi dibedakan menjadi alat reproduksi pria dan wanita. Alat kelamin jantan adalah penghasil gamet jantan (spermatozoa). Alat kelamin pria dibedakan menjadi alat kelamin luar dan alat kelamin bagian dalam.

Alat kelamin luar adalah penis yang merupakan alat persetubuhan (senggama). Sedangkan alat reproduksi bagian dalam bagi pria antara lain testis, saluran reproduksi, dan alat kelamin. Selain itu, alat kelamin wanita dibedakan menjadi alat kelamin luar dan alat kelamin bagian dalam.

Fertilisasi (pembuahan) dimulai dengan penggunaan spermatozoa di testis dan sel telur di ovarium. Pembentukan spermatozoa disebut spermatogenesis dan seringkali sel telur disebut oogenesis. Sistem reproduksi juga dapat menyebabkan penyakit akibat kelainan. Penyakit sistem reproduksi bisa disebabkan oleh kuman penyakit, faktor genetik, atau hormon.

Alat kelamin luar wanita memiliki 2 fungsi, yaitu sebagai saluran sperma ke dalam tubuh wanita dan sebagai pelindung kelamin bagian dalam dari organisme penyebab infeksi. Saluran kelamin wanita memiliki lubang yang terhubung ke luar, sehingga mikroorganisme penyebab penyakit dapat masuk dan menyebabkan infeksi kehamilan. Mikroorganisme ini umumnya ditularkan melalui hubungan seksual.

Alat kelamin adalah satu baris (saluran kelamin), yang meliputi:

  • ovarium, sel telur diproduksi
  • tuba falopii (ovidak), papan pupuk
  • uterus (uterus), tempat berkembangnya janin
  • vagina, cara lahir.

A. Alat kelamin luar

genitalia luar (vulva) dibatasi oleh labium walikota (mirip dengan skrotum pada pria). labium utama meliputi kelenjar keringat dan kelenjar sebaceous (penghasil minyak); setelah pubertas, walikota labium akan menumbuhkan rambut. Labium minor di sebelah kanan labium mayor dan di sekitar lubang vagina dan uretra. Lubang di alat kelamin disebut introitus dan daerah di bulan disebut introitus.

Jika ada rangsangan, dari saluran kecil selain introitus akan keluar cairan (mukus) yang diproduksi oleh kelenjar bartolin. Uretra terbuka di depan vagina dan lubang kandung kemih keluar dari kandung kemih. Minora kiri dan kanan bertemu di depan dan membentuk klitoris, yang merupakan tonjolan kecil yang sangat sensitif (mirip dengan penis pada pria).

Klitoris dibungkus dengan lipatan kulit yang disebut preputium (mirip dengan kulit di ujung penis pria). Klitoris sangat sensitif terhadap rangsangan dan dapat mengalami ereksi. Lobus primer kiri dan kanan ditemukan di bagian posterior perineum, yang merupakan jaringan fibromuskular antara vagina dan anus. Kulit yang menutupi perineum dan labium mayo mirip dengan kulit pada bagian tubuh lainnya, yaitu tebal dan kering serta dapat membentuk sisik.

Ketika selaput di labium masih kecil dan vagina adalah selaput lendir, lapisan dalam memiliki struktur yang sama dengan kulit, permukaan tetap lembab karena ada cairan yang keluar dari pembuluh darah di lapisan yang lebih dalam. Karena kaya akan pembuluh darah, labium minora dan vagina tampak merah muda. Pembukaan vagina dikelilingi oleh nyanyian (selaput dara). Kekuatan lagu pada setiap wanita berbeda-beda, karena pada saat pertama kali melakukan hubungan seksual, lagu tersebut bisa rusak atau tidak.

Sumber: blog.malavida.co.id

B. Alat kelamin bagian dalam

Dalam keadaan normal, dinding vagina bagian anterior dan posterior saling bersentuhan sehingga tidak ada ruang di dalam vagina, jika vagina terbuka (misalnya saat pemeriksaan atau hubungan seksual). Betina dewasa, panjang rongga vagina kurang lebih 7,6-10 cm. Sepertiga bagian bawah vagina adalah otot yang mengontrol garis tengah vagina. dua pertiga bagian atas vagina terletak di atas otot dan mudah diregangkan.

Serviks (leher rahim) di bagian atas vagina. Selama masa reproduksi, lapisan lendir vagina memiliki permukaan yang keriput. sebelum pubertas menopause dan setelah itu, lapisan lendir menjadi halus. Rahim adalah organ berbentuk buah pir yang terletak di bagian atas vagina. Sekresi berada di belakang kandung kemih dan di depan rektum, dan diikat oleh 6 ligamen.

Rahim terbagi menjadi 2 bagian, yaitu leher rahim dan korpus (badan rahim). Leher rahim adalah rahim bagian bawah yang terbuka ke arah vagina. Korpus biasanya membungkuk ke depan. Selama masa reproduktif, panjang korpus 2 kali lebih besar dari p