Obat Jiwa Tergores dengan 7 Aromaterapi Pereda Stres

By | July 24, 2020

Obat Jiwa Tergores dengan 7 Aromaterapi Pereda StresObat Jiwa Tergores dengan 7 Aromaterapi Pereda Stres

Tahukah Anda aromaterapi pereda stres? Stres sering muncul akibat aktivitas yang padat dan tekanan pekerjaan bertubi-tubi. Stres bisa menimbulkan efek yang buruk seperti misalnya menurunnya produktivitas dan performa kerja.

Baca Juga : Obat cegukan
Biasanya, masyarakat perkotaan yang modern sangat akrab dengan tekanan jiwa atau lebih dikenal dengan stres ini. Stres yang mereka alami biasanya dipicu oleh masalah pekerjaan, keluarga, bahkan kemacetan yang semakin “kadaluarsa”.

Penyakit jiwa ini sangat berpengaruh pada kondisi fisik dan mental seseorang. Oleh sebab itulah, sangat penting mengelola stres agar selalu terkendali atau bahkan menghilang.
Obat Jiwa Tergores dengan 7 Aromaterapi Pereda Stres
Berbagai macam cara bisa dilakukan untuk mengobati stres, misalnya melakukan latihan peregangan dan pernapasan.

Nah, artikel ini akan memberikan cara unik untuk mengobati stres, yaitu dengan memanfaatkan aromaterapi. Tapi, sebelumnya, penting juga mengetahui gejala stres.
Gejala Stres

Berikut ini adalah gejala-gejalanya.

 Gejala stres di bagian kepala. Pernahkah Anda merasa cemas, depresi, mengalami gangguan tidur, berpikiran negatif, dan mood berubah? Bila pernah, sebaiknya melakukan relaksasi dengan segera, karena hal tersebut bisa jadi gejala stres.

 Gejala stres di bagian kulit. Stres di kulit biasanya gejala yang muncul adalah eksim dan psoriasis, keringat, dan peradangan kronis di bagian kulit.

 Gejala stres di bagian paru-paru dan jantung. Dua organ tubuh ini, yaitu paru-paru dan jantung, bisa memperlihatkan seperti apa kondisi seseorang. Stres biasanya ditandai dengan menggigil, masalah jantung, dan tekanan darah tinggi.

 Gejala stres di bagian otot. Waspadalah saat otot Anda kaku dan terasa nyeri. Keadaan seperti itu adalah tanda seseorang kehilangan fungsi otot. Saat mengalami hal ini, segera istirahat dan lakukan relaksasi.

 Gejala stres di bagian sistem pencernaan. Gejala stres bisa juga dilihat dari sistem pencernaan. Tanda-tanda stres pada bagian pencernaan adalah hilangnya nafsu makan, ulkus kronis, dan juga sindrom iritasi usus besar.

 Gejala stres dilihat dari kesehatan secara umum. Secara umum dan garis besar, stres bisa membuat kekebalan tubuh menurun, sehingga membuat penderitanya mudah terserang penyakit.
Itulah gejala-gejala stres dan pembahasan selanjutnya adalah tentang aromaterapi anti stres. Berikut ini ulasannya.
7 Aromaterapi Pereda Stres
Berikut ini adalah 7 macam aromaterapi pereda stres yang dapat membantu mengobati stres.
1. Kayu Cendana
Aroma kayu cendana ternyata mampu meredakan ketegangan dan kecemasan berlebih. Aromanya yang harum bisa dimanfaatkan sebagai media meditasi mengobati stres. Minyak yang sudah diekstrak dari kayu cendana biasanya dimanfaatkan untuk aromaterapi yang efeknya bisa memberi rasa tenang dan damai pikiran.
2. Papermint
Bagaimana cara pepermint meredakan stres? Caranya dengan meneteskan minyak pepermint ke permukaan handuk hangat yang sudah direndam dengan air panas. Setelah itu, letakkan handuk tersebut di bagian dahi dan leher. Lalu, tarik napas dalam-dalam sampai Anda merasakan sensasi menyegarkan sehingga sakit kepala dan depresi yang dialami menghilang.
3. Neroli
Menghilangkan stres tak hanya dilakukana dengan cara melepaskan keteganan, tetapi ditambah dengan mengatasi kelelahan pikiran. Nah, tahukah Anda bahwa minyak neroli mampu meningkatkan konsentrasi? Untuk meningkatkan konsentrasi di tempat kerja, teteskan minyak neroli sebanyak 3 tetes ke tisu atau cotoon bud, lalu bungkus ke dalam kantong tipis dan simpan di meja kerja Anda.
4. Marjoram
Marjoram adalah tanaman herbal yang sangat terkenal dan banyak dibudidayakan di negara-negara Mediterania, termasuk juga di Asia. Untuk mengatasi mual ataupun stres, eleskanlah minyak ekstrak marjoram ke bagian perut serta dada dengan gerakan yang melingkar.
5. Chamomile
Chamomile adalah tanaman yang tumbuh di seluruh daerah Eropa dan Asia yang mempunyai 4 musim. Chamomile mampu tumbuh sampai setinggi 15 – 60cm. Tak jauh dengan marjoram, chamomile yang merupakan tanaman herbal ini pun sering dipakai untuk mengobati stres, khususnya saat muncul serangan panik.
6. Lavender
Sejak ribuan tahun lalu, bunga lavender yang berwarna ungu ini telah digunakan untuk beragam hal seperti obat anti nyamuk dan parfum. Cobalah campurkan minyak lavender atau bunganya yang kering ke air di bak mandi yang digunakan untuk berendam atau mengoleskan ke kulit sebelum mandi. Jika hanya ingin memanfaatkan wanginya, nyalakanlah lilin aromaterapi dengan wangi bunga lavender di dalam ruangan.
7. Basil
Untuk menghilangkan pikiran yang lelah dan mood negatif, gunakanlah cara paling ideal, yaitu dengan minyak basil. Pemakaian minyak basil secara teratur mampu membuat tingkat konsentrasi seseorang menjadi lebih baik, menambah gairah kerja, dan membuat pikiran lebih jernih.

 

Sumber: http://linux.blog.gunadarma.ac.id/2020/07/18/apple-luncurkan-seri-terbaru-ponselnya-iphone-x/