Pagu PPDB SMP 2019 Tak Terpenuhi, Komisi D Akan Mengevaluasi dengan Disdik

By | January 28, 2020

Pagu PPDB SMP 2019 Tak Terpenuhi, Komisi D Akan Mengevaluasi dengan Disdik

Pagu PPDB SMP 2019 Tak Terpenuhi, Komisi D Akan Mengevaluasi dengan Disdik

Pagu PPDB SMP 2019 Tak Terpenuhi, Komisi D Akan Mengevaluasi dengan Disdik

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur mengaku

tidak menemukan kendala apapun dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2019, meski sampai saat ini banyak kursi masih kosong di sejumlah SMP.

“Tidak ada kendala, hampir semua tidak memenuhi pagu, memang kondisi pendaftar seperti itu,” ujar Kabid Pengelolaan SMP Disdik Bangkalan, Mustakim, kepada Jurnalfaktual.id, Jumat (12/9) saat dihubungi.

Mustakim menyampaikan, jumlah pagu SMP Negeri di Bangkalan sebanyak 7.840,

sedangkan siswa yang diterima jumlahnya sebanyak 5.117, maka kekosongan kursi sebanyak 2. 723.
BacaLagi
MTs Al-Ma’arif NU Fajrul Hidayah Gelorakan Tahsin dan Tahfizul Qur’an
Dongeng Kak Avan, Bangunkan Imajinasi Anak

” Ini terjadi hampir semua di seluruh indonesia seperti itu. Kalau pagu hanya target saja karena keberadan ruang kelas, Kan gitu loh,” ungkapnya.

Mustakim menyebutkan, SMP yang memenuhi syarat hanya SMP 1 Bangkalan, SMP 2

Bangkalan dan SMP 1 Kamal, dari 52 SMP Negeri. Padahal, kata dia, pihaknya sudah menerapkan sistem zonasi sesuai Juknis Permen 51 Tahun 20118.

“Sesuai juknis Permen Nomor 51 Tahun 2018 Zonasi wajib dilaksanakan, Bangkalan sudah melaksanakan tapi hasilnya seperti itu,” terangnya.

Mustakim menegaskan, tidak terpenuhi pagu pada PPDB tahun ini tidak hanya terjadi di Bangkalan, melainkan daerah lain juga mengalami hal serupa.

“Itu semua kekurangan siswa bukan di Bangkalan saja untuk pemenuhan pagu itu, Karena dalam hal ini masyarakat banyak yang memondokkan anaknya juga ke pondok pesantren,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Bangkalan, Nur Hasan mengungkapkan, sesungguhnya sistem zonasi ini ruhnya untuk memberikan pemerataan, namun yang terjadi dilapangan malah sebaliknya.

 

Baca Juga :