Pengertian Manajemen Produksi dan Operasi

By | May 15, 2020

Pengertian Manajemen Produksi dan Operasi

Pengertian Manajemen Produksi dan Operasi

Sebelum membahas mengenai pengertian manajemen produksi dan operasi

terlebih dahulu perlu diketahui bahwa manajemen produksi tidak terlepas dari pengertian ”manajemen”, ”produksi” dan ”operasi”, dimana masing-masing pengertian tersebut tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya. Adapun pengertian manajemen menurut Sofjan Assauri adalah sebagai berikut:
”Manajemen adalah kegiatan atau usaha yang dilakukan untuk mencapai tujuan dengan menggunakan atau mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan orang lain..” (Assauri, 1993, pp 16).
Sedangkan pengertian manajemen menurut James A. F. Stoner adalah sebagai berikut:
”Management is the process of planning, organizing, leading, and controlling the efforts of organization members and of using all other organizational resources to achieve stated organizational goals.” (Stoner, 1992, pp 7).
Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya anggota organisasi dan proses penggunaan sumber daya  organisasi untuk tercapainya tujuan organisasi yang telah ditetapkan.
Dari definisi-definisi diatas, dapat disimpulkan bahwa manajemen merupakan suatu usaha untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan menggunakan sumber daya perusahaan yang tersedia.
Menurut Sofjan Assauri, definisi produksi dan operasi adalah sebagai berikut:
”Produksi dan operasi dalam ekonomi adalah merupakan kegiatan yang berhubungan dengan usaha untuk menciptakan dan menambah kegunaan atau utilitas suatu barang atau jasa.” (Assauri, 1993, pp 16).
Berdasarkan definisi diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa produksi merupakan suatu kegiatan untuk menambah kegunaan dari suatu barang dan jasa dengan menggunakan faktor-faktor produksi.
Selanjutnya, pengertian manajemen produksi menurut Agus Ahyari adalah sebagai berikut:
”Manajemen produksi merupakan proses kegiatan untuk mengadakan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian serta pengawasan dari produksi dan proses produksi.” (Ahyari, 1992, pp 45).
Berdasarkan definisi diatas dapat disimpulkan bahwa manajemen produksi merupakan suatu kegiatan untuk menciptakan atau menambah kegunaan barang atau jasa dengan proses yang terkoordinasi dan teratur yang sesuai dengan prinsip-prinsip manajemen.

Dalam manajemen produksi perlu dibuat keputusan-keputusan yang berhubungan dengan usaha-usaha untuk mencapai tujuan agar barang atau jasa yang dihasilkan sesuai dengan apa yang diharapkan baik mengenai kualitas, kuantitas dan waktu yang direncanakan dengan biaya yang dikeluarkan seminimum mungkin serta dapat melayani kepuasan konsumen.


Sumber: https://civitas.uns.ac.id/kasiono/seva-mobil-bekas/