Pertamina RU II Ajak Mitra Binaan Tuntut Ilmu Hingga Pusat Fashion Indonesia

By | October 19, 2019

Pertamina RU II Ajak Mitra Binaan Tuntut Ilmu Hingga Pusat Fashion Indonesia

Pertamina RU II Ajak Mitra Binaan Tuntut Ilmu Hingga Pusat Fashion Indonesia

Pertamina RU II Ajak Mitra Binaan Tuntut Ilmu Hingga Pusat Fashion Indonesia

Tingkatkan kualitas dan kapasitas mitra binaannya, PT Pertamina (Persero) Refinery Unit

(RU) II Dumai selenggarakan benchmark hingga Pusat Fashion Indonesia yakni Kota Bandung.

Kali ini, Pertamina ajak 9 orang anggota mitra binaan Adelis yang bergerak di bidang usaha sablon kaos untuk belajar langsung di Sekolah Jahit Bandung di wilayah Arcamanik Bandung, 24 hingga 26 Januari 2019.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina RU II Dumai Muslim Dharmawan mengungkapkan kegiatan benchmark ini merupakan komitmen Pertamina untuk terus mengawal keberlangsungan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) khususnya pilar pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, sesuai dengan istilah pemberdayaan, Ia mengharapkan agar program ini

dapat mewujudkan masyarakat yang mandiri dan berdaya secara ekonomi.

“Program TJSL Pertamina terdiri dari pilar kesehatan, lingkungan, pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Berbeda dengan ketiga pilar lainnya, pilar pemberdayaan masyarakat memiliki rentang program yang relatif lebih panjang dan memiliki tantangan tersendiri untuk mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat”, ungkap Muslim.

Lebih lanjut Muslim menjelaskan program pemberdayaan ini diproritaskan untuk masyarakat Ring I

Kilang Pertamina Dumai, seperti mitra binaan Adelis yang berasal dari Kelurahan Jaya Mukti dan sudah bergabung sebagai mitra binaan Pertamina sejak 2013.

Sejak awal program, Pertamina telah menggelontorkan berbagai bantuan baik fisik maupun non fisik seperti 5 unit mesin bordir, 7 unit mesin konveksi hingga pelatihan. Selain itu, Kelompok Adelis juga telah mengikuti berbagai pameran UMKM di Kota Dumai maupun pameran bertaraf nasional.

Kegiatan yang juga mengikutsertakan Camat Dumai Timur, Lurah dan LPMK Jaya Mukti ini bervariasi dimulai dengan pelatihan dasar kepemimpinan guna menumbuhkan semangat kebersamaan yang dapat berguna pula dalam mengelola organisasi sehari-hari. Selanjutnya, pada sesi bersama Sekolah Jahit Bandung, para peserta diajak untuk mempelajari teknik dasar sablon manual hingga digital, sesuai dengan dinamika usaha sablon yang semakin berkembang di era digital ini.

“Tak hanya itu, untuk meningkatkan jiwa entrepreneurship, kami berikan pula Ibu-Ibu Kelompok Adelis wawasan mengenai pengembangan bisnis dan teknik pemasaran. Harapannya, secara swadaya para anggota dapat menciptakan pengembangan produk dan jalur penjualan yang semakin kreatif di masa mendatang”, imbuh Muslim.

Ketua Kelompok Adelis, Nofliyarni mengungkapkan sebelum bergabung sebagai mitra binaan Pertamina, para anggota merupakan ibu rumah tangga yang fokus mengurusi urusan domestik keluarga. Ia mengakui, program ini menjadi wadah positif bagi Ibu-ibu Jaya Mukti di sela-sela mengurus rumah. Selain itu, hasil penjualan produk pun dapat menjadi penghasilan tambahan untuk keperluan sehari-hari.

Nofliyarni menambahkan hingga saat ini kelompok Adelis beranggotakan sembilan orang. Jumlah ini terkadang kurang terutama saat pesanan sedang tinggi-tingginya. Ke depannya Ia berencana untuk menambah anggota sebagai salah satu strategi pengembangan usaha.

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/dy7F32bEQRA8hK