Pihak yang Terkait dalam Pengurusan harta pailit

By | April 17, 2020

Pihak yang Terkait dalam Pengurusan harta pailit

Pihak yang Terkait dalam Pengurusan harta pailit

Pihak yang Terkait dalam Pengurusan harta pailit

a.Hakim pengawas/hakim komisaris

b.BHP sebagai urator yaitu badan yang mengawasi harta si pailit

c.Panitia para kreditur

d.Rapat-rapat para kreditur

Tugas masing-masing pengurus adalah

a.Hakim komisaris bertugas mengawasi BHP sebagi urator .

b.BHP mengurus dan menyelesaikan harta si pailit .

c.Panitia para kreditur bertugas memberi nasihat pada BHP .

d.Rapat para kreditur bertugas mengadakan rapat verifikasi dan rapat untuk menyelenggarakan/ melaksanakan accord .

Penundaan  Kewajiban Pembayaran Utang

Dalam bidang Hukum, moratorium (dari Latin, morari yang berarti penundaan) adalah otorisasi legal untuk menunda pembayaran utang ataukewajiban tertentu selama batas waktu yang ditentukan. Istilah ini juga sering digunakan untuk mengacu ke waktu penundaan pembayaran itu sendiri, sementara otorisasinya disebut sebagai undang-undang moratorium. Undang-undang moratorium umumnya ditetapkan pada saat terjadinya tekanan berat secara politik atau komersial, misalnya, pada saat Perang Jerman-Perancis, pemerintah Perancis mengundangkan undang-undang moratorium.

Pencocokan Hutang

Verifikasi adalah suatu rapat untuk menetapkan dan mencocokan tagihan–tagihan dari para kreditur untuk berlangsungnya verifiksi harus dihadiri oleh si pailit hakim komisaris dan BHP terhadap adanya verifikasi maka kemungkinan timbul adanya renvoir procedure Suatu keadaan persengketaan karena adanya tagihan–tagihan yang dibantah. renvoir procedure bertujuan untuk menyelesaikan sengketa verifikasi.

 Accord (Perdamaian)

Ada usaha usaha si pailit / debitur untuk menempuh jalan damai, dalam istilah itu disebut accord (perdamaian). Accord disini diatur dalam pasal 134 undang-undang kepailitan
Jika accord diterima maka perdamaian itu harus disahkan oleh hakim pengadilan negeri. Dalam istilah hukum disebut Komologasi (kesahan) . Accord suatu perdamaian yang diminta oleh debitur dengan harapan bahwa kepailitannya berakhir dengan adanya pembayaran hutang–hutangnya dari kreditur menurut keseimbangan jumlah hartanya . Jika accord tidak tercapai maka accord itu dinyatakan pecah atau gagal dan BHP mulai bekerja untuk membereskan harta si pailit .

Sumber : https://blog.uad.ac.id/lestari1300012156/video-maker-guru-apk/