PLS SMAN 9 Bandung Tampilkan Wayang Golek

By | August 23, 2019

PLS SMAN 9 Bandung Tampilkan Wayang Golek

PLS SMAN 9 Bandung Tampilkan Wayang Golek

PLS SMAN 9 Bandung Tampilkan Wayang Golek

Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 9 Kota Bandung menampilkan pergelaran

wayang golek dalam kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) 2019. Materi PLS dengan pendekatan budaya ini untuk mengenalkan budaya Sunda, sekaligus menyampaikan pesan positif kepada siswa. Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat (Jabar), Dewi Sartika.

Kadisdik pun mengapresiasi pelaksanaan PLS di SMAN 9 Kota Bandung. Menurutnya, memang seharusnya PLS disampaikan secara unik agar peserta didik baru tidak merasa bosan dan nyaman berada di sekolah.

“Komunikasi yang baik yang dilakukan pihak sekolah pun memberi kesan positif k

epada orang tua siswa,” ujar Kadisdik, Selasa (16/7/2019).

Selain itu, lanjutnya, sekolah membawa nilai budaya dalam menyampaikan materi-materi pokok PLS. Pesan yang tersampaikan pun menjadi unik karena telah mengedepankan budaya lokal. Sehingga, pengenalan budaya tidak hanya menanamkan karakter bagi siswa, tapi juga bisa menggali potensi dan jiwa kreatif siswa.

Sementara itu, Kepala SMAN 9 Bandung, Agus Setia Mulyadi mengatakan, SMAN 9

berusaha menampilkan sesuatu yang berbeda dari sekolah lain. “Pada pelaksanaan PLS ini, kita tidak lagi bersifat mendoktrin dengan menyajikan komunikasi satu arah. Kami mencoba melakukan pendekatan budaya dan komunikasi multiarah,” ujar Agus.

Dalam kegiatan ini, lanjutnya, SMAN 9 Bandung juga berencana menggelar PLS selama 4 hari. Pihak sekolah akan menyampaikan materi penting, di antaranya pelajar sadar hukum, pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, pendidikan antikorupsi, sekolah ramah anak, sekolah tanggap bencana, tata tertib berlalu lintas, sekolah sehat, dan muatan lokal.

“Di hari terakhir PLS pada Kamis (18/7/2019), kami akan mendorong kreativitas siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) sekolah. Sekolah juga akan menyediakan panggung sehingga peserta didik baru bisa menunjukkan kemampuannya,” ungkapnya.***

 

Baca Juga :