RESUME BUKU “KAIDAH BAHASA INDONESIA”

By | April 14, 2020

RESUME BUKU “KAIDAH BAHASA INDONESIA”

RESUME BUKU KAIDAH BAHASA INDONESIA

RESUME BUKU

Judul                            : Kaidah Bahasa Indonesia ( Mata Kuliah Pengembangan  Kepribadian Bahasa Indonesia)

Pengarang                    : Dr. Ramly, M. Hum.

Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD)

telah diberlakukan sejak tahun 1972 berdasarkan Kepres No. 57 tahun 1972. Kaidah ini mengatur tiga hal, yaitu penulisan huruf, penulisan kata, dan penggunaan tanda baca. Penulisan huruf terdiri atas dua macam, yaitu penulisan huruf miring dan huruf kapital. Penulisan kata dibedakan atas kata tunggal dan gabungan kata. Tanda baca merupakan tiga jenis penggunaan tanda baca yang di anggap sangat produktif, yaitu tanda titik, tanda koma, dan tanda hubung.

            Pembentukan kata dalam bahasa Indonesia dapat dilakukan dengan penghimbuhan, pengulangan, penggabungan imbuhan dan pengulangan, serta penggabungan kata dasar, atau penggabungan unsur terikat dan kata dasar.

            Untuk dapat memilih kata secara tepat dalam penulisan karya ilmiah, penulis perlu memahami kriteria pemilihan kata bahasa Indonesia, yaitu ketepatan, kecermatan, dan keserasian.

            Penulisan kalimat efektif dalam karya ilmiah harus jelas, mudah dipahami, dan tersusun secara sistematis sesuai dengan kaidah yang berlaku. Suatu kalimat dapat disebut efektif jika memenuhi kriteria 1) unsur-unsurnya lengkap; 2) informasinya jelas; 3) bentuk dan maknanya sejajar; 4) pilihan katanya cermat; dan 5) polanya variatif. Agar kelengkapan terpenuhi, subjek pada awal kalimat hendaknya tidak didahului kata depan, predikat kalimatnya jelas, dan tidak terdapat pemenggalan bagian kalimat. Kejelasan informasi dapat dicapai jika di dalam sebuah kalimat terkandung (1) ketaksaan, (2) salah nalar, dan (3) kerancunan. Kesejajaran dalam penggunaan bahasa cukup penting karena kesejajaran dapat menyebabkan informasi yang diungkapkan menjadi lebih sistematis sehingga mudah dipahami. Kehematan dapat diperoleh dengan menghilangkan bagian-bagian tertentu yang diperlukan atau mubazir. Variasi dapat dicapai dengan menggunakan bentuk inversi, bentuk pasif persona, variasi aktif-pasif, dan variasi panjang pendek.

            Dalam penulisan bahan ajar, paragraf dapat dikategorikan sebagai paragraf yang baik jika memenuhi lima kriteria, yaitu adanya satu kesatuan gagasan, adanya kepaduan hubungan antarkalimat, adanya ketuntasan informasi, adanya konsistensi sudut pandang, adanya keruntutan penyajian.

 

            Dalam penulisan bahan ajar paragraf dapat dikembangkan dengan berbagai cara. Beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengembangkan paragraf, antara lain adalah 1) klasifikasi, 2) definisi, 3) analogi, 4) pemberian contoh, dan 5) penyajian fakta.


Baca Juga :