Sejarah Menara Pisa (Menara Miring Pisa Italy)

By | September 2, 2019

Sejarah Menara Pisa (Menara Miring Pisa Italy)

Di Italia banyak sekali bangunan-bangunan kuno yang fantastis tidak benar satunya adalah menar pisa ini. Menara ini begitu kondang karene bangunanya miring sampai 5 meter. Berikut ini histori singkat bagaimana menara pisa dibangun.

Menara Miring Pisa (Bahasa Italia: Torre pendente di Pisa atau disingkat Torre di Pisa) adalah sebuah campanile atau menara lonceng katedral di kota Pisa, Italia.
Menara Pisa sebenarnya dibuat sehingga berdiri secara vertikal seperti menara lonceng pada umumnya, tapi mulai miring tak lama setelah pembangunannya dimulai pada Agustus 1173. Ia terletak di belakang katedral dan merupakan bangunan ketiga Campo dei Miracoli (lapangan pelangi) kota Pisa.

Ketinggian menara ini adalah 55,86 m berasal dari permukaan tanah paling rendah dan 56,70 m berasal dari permukaan tanah tertinggi. Kelebaran dinding di bawahnya raih 4,09 m dan di puncak 2,48 m. Bobotnya diperkirakan raih 14.500 ton. Menara Pisa punyai 294 anak tangga. Dengan ada menara ini, sektor pendapatan ekonomi jadi makin tambah karena ada objek wisata.

Pembangunan Menara Pisa dilaksanakan didalam tiga step didalam jangka waktu 200 tahun. Pembangunan lantai pertama berasal dari campanile yang berbatu marmer putih dimulai pada 9 Agustus 1173, yang merupakan jaman kesejahteraan dan kejayaan militer. Lantai pertama ini dikelilingi oleh pilar bersama huruf klasik, yang mengarah miring pada lengkungan kerai.

pembangunan menara ini adalah untuk memasang sebuah jam besar di atas menara tersebut. Namun, beberapa lama setelah pembangunan dimulai, ternyata menara setinggi 55 mtr. itu melenceng berasal dari garis lurus sepanjang 5 meter. Oleh karena itulah menara ini disebut sebagai menara miring Pisa. Hingga kini, atas usaha para insinyur dan para pakar beraneka negara, kemiringan menara ini udah diperbaiki sampai batas-batas tertentu.

Setelah lantai ketiga dibangun pada 1178, menara itu mulai miring karena pondasi berdiri di atas lahan yang tidak stabil.
Akhirnya, desain menara ini berlainan jauh berasal dari rancangan awal. Pembangunan ini sempat juga tertunda sepanjang 100 tahun karena rakyat Pisa waktu itu bertempur bersama rakyat berasal dari kawasan lain. Tapi, karena tertunda itulah, menara justru sanggup selamat. Kalau tidak ditunda, barangkali saja menara itu jadi dapat jatuh.

Pada 1198 beberapa buah jam ditaruh di bangunan yang belum jadi itu. Sekitar 74 tahun kemudian, arsitek Giovanni di Simone melanjutkan lagi pembangunan menara.

Tidak lama kemudian, pembangunan lagi-lagi berhenti karena ada perang. Akhirnya, pada 1372 jadi juga lantai paling akhir yang merupakan area bel dan bel pun terpasang di sana. Pembangunan ini dilaksanakan oleh arsitek yang berbeda, yakni Tommasso di Andrea Pisano. Dia ini yang berhasil memadukan elemen Gothic didalam ruangan bel bersama tipe Roma. Di menara ini ada sekitar tujuh bel. Bel yang paling besar dipasang sekitar 1655.

Dari menara inilah, terlihat cerita-cerita unik sekaligus buat deg-degan. Misalnya saja, astronom Galileo Galilei sempat menjatuhkan dua bola yang berlainan berat berasal dari menara. Ini untuk tunjukkan bahwa kecepatan yang berkurang berasal dari ke dua bola itu tidak karena beratnya. Tapi, kabarnya cerita ini juga dongeng saja.

Namun, yang benar berjalan adalah perintah berasal dari penguasa Italia waktu itu Benito Mussolini memerintahkan sehingga menara dikembalikan ke posisi vertikal atau tegak. Untuk melaksanakan perintah itu, pondasi menara diberi tambahan beton. Ternyata, hasilnya tidak cocok perkiraan. Menara jadi jadi tenggelam ke didalam tanah yang lembek.

Saat Perang Dunia II, militer Amerika nyaris juga menghancurkan Menara Pisa ini karena kuatir ada penembak jitu di sana. Untunglah, penarikan mundur pasukan menyelamatkan menara itu.

Ada kontroversi perihal identitas berasal dari arsitek Menara Miring Pisa. Selama beberapa tahun lamanya desainer dipredikatkan kepada Guglielmo dan Bonanno Pisano, seorang seniman lokal terkemuka abad ke-12 di Pisa, yang kondang oleh cetakan perunggunya, lebih-lebih di didalam Pisa Duomo. Bonanno Pisano meninggalkan Pisa pada 1185 menuju ke Monreale, Sisilia, cuma untuk pulang kampung dan meninggal di kampung halamannya. Sarkofagus nya ditemukan di basic menara pada tahun 1820.

Baca Juga :