Sejarah Sosiologi Hukum Sebagai Ilmu Pengetahuan

By | July 3, 2020

Sejarah Sosiologi Hukum Sebagai Ilmu Pengetahuan

Sejarah Sosiologi Hukum Sebagai Ilmu Pengetahuan

Lahirnya sosiologi hukum dipengaruhi 3 disiplin ilmu :

Filsafat hukum hans kelsen, teori hirarki gunor dasar sosial (merupakan ruang lingkup filsafat);

Filsafat hukum yang menyebabkan lahirnya sosiologi hukum tersebut adalah aliran positivisme. Stratifikasi derajat hukum dimaksud adalah yang paling bawah putusan badan pengadilan, atasnya uu dan kebiasaan, atasnya lagi kontitusi dan yang paling atas grundnorm dasar/ basis social salah satu objek bahasan dalam social hukum. Hierarki hukum grundnorm kontitusi uu, kebiasaan dan putusan pengadilan.

  • Aliran positivisme : aliran filsafat hukum yang menjadi penyebab lahirnya Sosiologi Hukum. Dikemukakan oleh Hans Kelsen dengan Stufenbau des Recht-nya. Hukum itu tidak boleh bertentangan dengan ketentuan yang lebih atas derajatnya. Dimana urutannya adalah sebagai berikut : yang paling bawah itu = putusan badan pengadilan, atasnya = undang undangan dan kebiasaan, atasnya lagi = konstitusi dan yang paling atas = grundnorm (dasar sosial daripada hukum);
  • Aliran filsafat hukum yang mendorong tumbuh dan berkembangnya sosoiologi hukum yaitu :
  1. Mazhab sejarah : Carl von Savigny à hukum itu tidak dibuat, akan tetapi tumbuh dan berkembang bersama sama dengan masyarakatrakat,
  2. Aliran utility : Jeremy Betham : hukum itu harus bermanfaat bagi masyarakatrakat, guna mencapai hidup bahagia,
  3. Aliran sociological yurisprudence : Eugen Ehrlich à hukum yang dibuat, harus sesuai dengan hukum yang hidup didalam masyarakatrakat ( living law ),
  4. Aliran pragmatic legal realism : Roscoe Pound à “law as a tool of social engineering“.
  5. Ilmu Hukum. Hukum sebagai gejala sosial, yang mendorong pertumbuhan sosiologi hukum, bahwa hukum harus dibersihkan dari anasir anasir sosiologis.
  6. Sosiologi yang berorientasi pada hukum. Emile Durkheim menyatakan setiap masyarakatrakat selalu ada solidaritas yaitu : Solidaritas mekanis: terdapat dalam masyarakatrakat sederhana, hukumnya bersifat represip yang diasosiasikan seperti dalam pidana. Solidaritas organis : terdapat dalam masyarakatrakat modern, hukumnya bersifat restitutif yang diasosiasikan seperti dalam perdata. Max Weber à teori ideal typenya : Irrasional formalIrrasional materielRasional formal : pada masyarakatrakat modern yang didasarkan pada konsep konsep ilmu hukum, Rasional materiel.

Ilmu hukum yaitu hukum sebagai gejala sosial, banyak mendorong pertumbuhan sosiologi hukum . hans kelsen menganggap hukum sebagai gejala normative. Sosiologi yg berorentasi hukum yaitu bahwa dalam setiap masyarakat, selalu ada solidaritas organisasi(masyarakat.modern, hukum bersifat restitutif seperti hukum perdata) dan solidaritas mekanis (masyarakat sederhada, hukum yg bersifat represif seperti hukum pidana). Max weber, ada 4 tipe ideal, yaitu irasional formal, irasional material, rasional material (berdasarkan konsep-konsep hukum ), dan rasional material. Letak dan ruang lingkup sosiologi hukum dua hal yaitu dasar-dasar sosial dari hukum / basis sosial dari hukum . hukum nasional berdasarkan sosialny, pancasila( gotong royong, musyawarah, dan kekeluargaan).