Sudahkah Kita Memenuhi Hak Anak Kita?

By | March 2, 2020

Sudahkah Kita Memenuhi Hak Anak Kita?

Sebagai orang tua pernahkah berpikir, apakah anda sudah mengisi hak buah hati kita? Minat belajar adalahsalah satu hal urgen dalam tumbuh kembang anak. Setiap anak berhak dan mesti mendapat pembelajaran dari orang dewasa. Secara umum, belajar ialah proses dalam pengembangan diri masing-masing orang guna dapat menggelar kehidupan. Pendidikan kesatu yang didapat oleh anak pasti saja edukasi dari lingkungan keluarga.

Berhenti Memaksa Anak
Setiap orang tua pasti mengharapkan buah hatinya bahagia yang dominan sukses. Namun pada kenyataannya urusan tersebut bukanlah sesuatu yang mudah, terkadang tanpa sadar orang tua mengerjakan pelanggaran ketika anak mesti mengembangkan diri cocok potensinya. Misalnya, orang tua yang berprofesi sebagai dokter kemudian menuntut anak menjadi seorang dokter tanpa menanyakan apakah anak suka atau tidak.

Dalam mendidik, orang tua pun perlu menyerahkan pola asuh yang tepat supaya anak bisa tumbuh dan berkembang cocok dengan keinginan dan keterampilan yang dimilikinya. Ayah Bunda, telah sepatutnya menyimak Minat anak dengan arahan, biarkan ia memilih cocok keinginannya dan tanpa dipaksa.

Tugas orang tua ialah membimbing dan memotivasi anak cocok dengan Minatnya setiap serta membuat suasana belajar yang sepenuhnya menyenangkan. Rasa senang ialah awal dari anak dapat menyukai sebuah hal. Kondisikan supaya anak tidak benci belajar sebab terpaksa mengikuti keinginan orang tua. Anak bukanlah miniatur orang dewasa, mereka mempunyai pikiran, perasaan dan sikap yang bertolak belakang dengan orang tuanya.

Tanpa disadari terkadang orang tua menanamkan program negatif ke benak anak laksana membentak, memaksa, memarahi, yang malah akan terus mendominasi dan mengendalikan kehidupan anak menjadi tidak cukup baik di masa depan. Selalu biasakan mengevaluasi terlebih dahulu diri sendiri, apakah anda sebagai orang tua telah mengisi hak anak dengan baik atau sebaliknya?

Anak Berhak Belajar dan Bermain
Hak anak ialah kewajiban yang mesti diisi setiap orang tua, laksana halnya belajar dan bermain. Terkadang yang orang tua ketahui tentang belajar hanyalah anak duduk di bangku sekolah dan memandang hak anak sudah diisi saat menyekolahkan mereka. Namun, terdapat hal lebih banyak dari bersekolah dan sebatas meraih nilai bagus secara akademis.

Pendidikan sejatinya bukan diukur dari pelajaran ataupun pintar dalam nilai dan prestasi akademis. Pendidikan bukan sebatas mendapatkan ijazah dan sukses bekerja di perusahaan ternama. Tetapi yang lebih utama ialah bermanfaat atau tidaknya ilmu yang didapatkan. Apabila ilmu tidak memunculkan kebaikan dengan kata lain pendidikan itu belum berhasil.

Di samping belajar, anak pun mempunyai hak guna bermain. Dan mayoritas dari kehidupan anak ialah bermain.

Di bawah ini sejumlah tips mengisi hak anak semenjak dini guna Ayah Bunda.

1. Pendampingan
Orang tua menemani anak belajar maupun bermain dan bukan memaksa, karena orang tua ialah guru kesatu untuk anak sebelum menginjak dunia sekolah. Kedekatan anak dan orang tua dapat memberikan rasa aman, nyaman, dan anak merasa disayangi.

2. Menyediakan kemudahan belajar
Sediakan anak kemudahan belajar yang mencukupi yang dicocokkan dengan keterampilan dan keinginan anak, serta bermanfaat. Misalnya, kitab dengan gambar-gambar yang unik atau juga permainan edukatif yang dapat merangsang daya khayalan anak.

3. Ciptakan situasi yang nyaman dan menyenangkan
Jangan marahi anak saat mereka menampik belajar. Biarkan dulu dan tukar dengan kegiatan lain yang unik Minatnya dengan memasukkan bagian pembelajaran di dalamnya.

4. Selalu berikan jawaban yang mengesankan
Ketika anak mengalami kendala memahami pembelajaran, jangan jenuh menjelaskan meskipun mesti berulang kali. Beri keterangan dengan ucapan-ucapan yang gampang dimengerti dan perlahan ajak anak bertukar pikiran untuk memperhatikan jalan pikirannya.

5. Bertanggung jawab
Semakin modern teknologi, sebagai orang tua pun harus memperkaya diri dengan menggali ilmu dan meningkatkan wawasan supaya bisa mengontrol anak di masa kini. Semakin hari tanggung jawab untuk anak semakin besar, maka orang tua pun perlu terus belajar supaya dapat menuntun anak.

Mari Ayah Bunda mulai segera penuhi hak anak. Karena telah seharusnya masing-masing anak di semua Indonesia khususnya anak umur dini menemukan hak pendidikan, hak guna bermain seraya belajar demi membuat generasi pembelajar berdikari sepanjang hayat.

Baca Juga :