TANGGUNG JAWAB AUDIT

By | March 5, 2020

Table of Contents

TANGGUNG JAWAB AUDIT

 TANGGUNG JAWAB AUDIT

TANGGUNG JAWAB AUDIT

Auditor internal harus bertanggung jawab untuk merencanakan penugasan audit. Perencanaan harus didokumentasikan dan harus mencakup :
1.            Penetapan tujuan audit dan lingkup kerja.
2.            Perolehan latar belakang informasi tentang aktivitas yang akan diaudit.
3.            Penentuan sumber daya yang diperlukan untuk melakukan audit.
4.            Komunikasi dengan orang-orang yang perlu mengetahui audit yang akan dilakukan.
5.            Pelaksanaan,jika layak,survei lapangan untuk mengenal lebih dekat aktivitas dan kontrol yang akan diaudit,untuk mengindentifikasi hal-hal yang akan ditekankan dalam audit,dan untuk mengundang komentar dan saran dari klien.
6.            Penulisan program audit
7.            Penentuan bagaimana,kapan,dan kepada siapa hasil audit akan dikomunikasikan.
8.            Perolehan pengesahan rencana kerja audit.
LINGKUP AUDIT
Program audit harus menunjukkan lingkup pekerjaan audit. Program tersebut harus memperjelas hal-hal apa yang akan tercakup dalam audit dan yang tidak. Tujuanaudit seharusnya menuntun lingkup pekerjaan. Menurut Standar auditor internal yang profesional bertanggung jawab untuk memeriksa dan mengevaluas iefektivitas sistem kontrol internal organisasi dan kualitas kinerja dalam pelaksanaan tanggung jawab yang diemban. Tujuan-tujuan utama dari system kontrol internal ini adalah untuk memastikan :
1.    Keandalan dan integritas informasi.
2.    Ketaatan dengan kebijakan, rencana, prosedur,hukum, dan regulasi.
3.    Pengamanan aktiva.
4.    Penggunaan sumber daya yang ekonomis dan efisien.
5.    Pencapaian tujuan dan sasaran yang di tetapkan untuk operasi dan program.
Audit internal yang komprehensif dan tidak dibatasi bisa memiliki semua tujuan ini ;yang pasti auditor internal harus menyiapkan program audit mereka dengan tanggung jawab ini dalam pikiran mereka. Namun mereka seharusnya tidak mengabaikan kewenangan audit yang diberikan kepada mereka oleh para atasannya.Lingkup audit tidak boleh melebihi kewenangan yang diberikan manajemen seniorkepada auditor.