XL Axiata Sasar Segmen Baru di Tahun 2019

By | January 11, 2020

XL Axiata Sasar Segmen Baru di Tahun 2019

XL Axiata Sasar Segmen Baru di Tahun 2019

XL Axiata Sasar Segmen Baru di Tahun 2019

Hari ini XL Axiata menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) di Jakarta.

Usai Rapat, Presiden Direktur XL Axiata Dian Siswarini menyampaikan kepada media sejumlah pencapaian perusahaan selama 2018 dan Outlook 2019.

Dian menyampaikan, selama 2018, ada tiga fokus utama XL Axiata yaitu Strategi Dual Brand (XL-Axis), Ekspansi di Luar Jawa, dan Bagaimana menjadi terdepan di mobile data.

“Kami sudah memulai strategi dual brand pada 2017. Brand Axis kami kembangkan untuk segmen Youth, dimana di dalamnya kami sajikan konten multimedia. Kemudian kami teruskan di tahun 2018 dengan pembangunan konten lebih banyak terutama Games, serta memperluas produk 4G,” papar Dian.

Dian mengaku usahanya membuahkan hasil, karena animo masyarakat sangat tinggi dan secara experience jadi lebih baik.

XL net promotor score (NPS) 2018 juga naik lebih dari 2x lipat dibandingkan 2017, begitu juga dengan Axis.

Fokus XL Axiata yang kedua adalah investasi berkelanjutan di Luar Jawa. Pada akhir 2018, Dian mengatakan coverage 4G XL Axiata sudah mencapai 92%. Hal itu meningkatkan pertumbuhan pendapatan yang signifikan di Luar Jawa, yakni lebih dari 32% selama Q4 2018 dibandingkan Q4 2016.

Fokus perusahaan yang ketiga adalah pada mobile data. Dian mengklaim XL Axiata terbukti menjadi yang terdepan di layanan data, hal itu ditandai dengan 3 hal: pertama, penetrasi smartphone paling tinggi di market dengan 80%. Juga dalam hal kontribusi pendapatan layanan data lebih tinggi dari operator lain yakni di atas 80%. Dari sisi customer, pemakaian data per pelanggan juga lebih tinggi dari operator lain. Hal itu membuktikan XL Axiata menjadi yang terdepan di mobile data leadership.

“Berkat tiga fokus utama di atas membuahkan hasil yang cukup membanggakan karena XL

merupakan satu-satunya operator yang mengalami peningkatan pendapatan dan Ebitda di tahun 2018. Seperti diketahui bersama, pada 2018 industri telekomunikasi tumbuh negatif. Revenue tumbuh (-)7,4% sedangkan Ebitda tumbuh (-)16,3%. Alhamdulillah XL Axiata bisa naik pendapatan 0,4% dan kenaikan Ebitda sebanyak 2,3 persen,” terang Dian.

 

Baca Juga :